SEJARAH FAKULTAS  HUKUM UNA

Fakultas Hukum Universitas Asahan (FH-UNA) merupakan salah satu fakultas di bawah naungan Universitas Asahan (UNA), yang berada dalam penyelenggaraan Yayasan UNA. Yayasan UNA sendiri didirikan pada tanggal 18 Juli 1985 melalui Akta Pendirian Nomor 41 oleh Notaris Dr. Adiputra Parlindungan, atas prakarsa H. Zulfirman Siregar (Bupati Asahan pada saat itu) dengan dukungan berbagai komponen masyarakat. Gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi pendidikan masyarakat Kabupaten Asahan yang masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam akses terhadap pendidikan tinggi.

Sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang hukum, pada tanggal 24 September 1995 Universitas Asahan mendirikan Fakultas Hukum dengan Program Studi Ilmu Hukum. Program studi tersebut secara resmi memperoleh status terdaftar berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 389/DIKTI/Kep/1995 tentang Pemberian Status Terdaftar kepada Jurusan Ilmu Hukum Program Studi Ilmu Hukum di lingkungan UNA, Kisaran.

Dalam perkembangannya, Fakultas Hukum Universitas Asahan terus melakukan peningkatan kapasitas akademik. Salah satu tonggak penting adalah pada tanggal 31 Januari 2020, ketika FH-UNA memperoleh izin pembukaan Program Studi Hukum Program Magister (PSHPM) berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 195/M/2020 tentang Izin Pembukaan Program Studi Hukum Program Magister pada Universitas Asahan di Kabupaten Asahan yang diselenggarakan oleh Yayasan UNA. Kehadiran program magister ini semakin memperkokoh eksistensi FH-UNA dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan hukum yang lebih tinggi dan berkualitas.

Secara geografis, Fakultas Hukum Universitas Asahan terletak di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, dengan posisi astronomis pada 2°03’–3°26′ Lintang Utara dan 99°1’–100°0′ Bujur Timur. Kabupaten Asahan berbatasan dengan Kabupaten Batu Bara dan Selat Malaka di sebelah utara, Kabupaten Toba Samosir serta Kabupaten Labuhanbatu Utara di sebelah selatan, Kabupaten Simalungun dan Batu Bara di sebelah barat, serta Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kota Tanjung Balai, dan Selat Malaka di sebelah timur.

Letak strategis ini, yang dikelilingi oleh delapan kabupaten/kota serta berhadapan langsung dengan Selat Malaka (Malaysia), memberikan peluang besar bagi Fakultas Hukum Universitas Asahan untuk mengembangkan diri, baik dalam menarik minat masyarakat untuk menempuh pendidikan hukum, maupun dalam memperluas penyebaran lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.

Program Studi Peringkat Nomor SK BAN-PT TAHUN SK Tanggal Kadaluarsa
Ilmu Hukum Baik 4911/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2020 2020 25 Agusus 2025
Hukum Program Magister Baik 195/M/2020 Tanggal31 Januari 2020 2020 31 Januari 2024